Gambar Mikroskop dan 6 Jenisnya yang Harus Kamu Tahu

Artikel kali ini akan membahas gambar mikroskop meliputi bagian-bagian mikroskop beserta dengan fungsinya.

Banyak dari kita pakai yang sudah mengetahui benda yang wajib ada di dalam laboratorium yang satu ini.

Terutama jika anda dulunya merupakan anak sekolah menengah atas jurusan IPA.

Di setiap laboratorium pasti Anda akan menemukan mikroskop di atas mejanya sebagai salah satu kelengkapan alat-alat yang harus ada di dalam laboratorium.

Untuk penjelasan selengkapnya, simak pembahasan artikel gambar mikroskop di bawah ini.

Gambar mikroskop

Gambar Mikroskop dan 6 Jenisnya yang Harus Kamu Tahu

Mikroskop merupakan alat yang digunakan untuk melihat benda-benda kecil yang tidak bisa ditangkap oleh mata telanjang atau kasat mata.

Mikroskop bisa kita temukan di dalam laboratorium dan digunakan untuk mengamati organisme berukuran yang sangat kecil atau mikroskopis yang sulit dijangkau oleh mata.

Bagian-bagian gambar mikroskop beserta fungsinya

Mikroskop terdiri dari dua bagian yaitu:

1. Bagian optik

Bagian optik merupakan bagian pembuat proyeksi bayangan objek ke mata manusia yang terdiri dari:

  • Lensa okuler

Lensa yang letaknya berada di paling atas tempat mata untuk melihat bagian proyeksi yang dihasilkan mikroskop.

  • Lensa objektif

Merupakan lensa yang terletak dekat dengan objek yang sedang anda amati dengan fungsi untuk memperbesar bayangan objek atau objek yang anda amati dengan perbesaran 10 kali, 40 kali, atau 100 kali.

  • Lensa reflektor

Merupakan lensa pengatur cermin yang dapat memantulkan cahaya ke bagian diafragma.

Pada bagian lensa reflektor terdiri dari dua sisi baik yang rata maupun yang cekung, kedua Sisi ini bisa dilepas dan diganti dengan sumber cahaya dari lampu.

Pada model mikroskop terbaru, cermin ini atau lensa reflektor sudah tidak digunakan lagi karena sudah ada sumber cahaya yang dipasang di bagian bawah atau kaki mikroskop.

  • Lensa kondensor

Merupakan lensa yang berfungsi untuk mengumpulkan cahaya yang masuk kemudian memfokuskan cahaya tersebut untuk menerangi bagian objek yang sedang anda amati.

2. Bagian mekanis

Bagian mekanis merupakan bagian yang berfungsi sebagai pendukung bagian optik pada kerangka mikroskop.

Bagian mekanis dalam gambar mikroskop terdiri dari berikut ini:

  • Pengatur fokus

Bagian ini disebut juga twist halus atau mikrometer dan twist kasar atau makrometer yang berfungsi sebagai pengatur posisi lensa objektif terhadap objek yang akan diamati.

  • Tabung lurus

Kegunaan tabung lurus beserta dengan mikrometer dan makrometer yang ada di dalam mikroskop berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan tabung dan lensa objektif.

Sedangkan pada mikroskop tabung miring, bagian tabung lurus Ini digunakan hanya untuk mempermudah persiapan objek meja saja.

  • Diafragma

Berguna untuk mengatur banyaknya jumlah cahaya yang masuk.

  • Tabung mikroskop

Berguna untuk mengatur fokus dan menyediakan hubungan antara lensa mata dengan lensa objektif pada mikroskop.

  • Penjepit objek

Berguna untuk mengklik atau menjepit objek atau memegang, menahan, atau menekan objek kaca yang merupakan bagian dari preparat agar mudah dipindahkan selama proses pengamatan berlangsung.

  • Revolver

Berguna untuk memutar lensa yang ada di mikroskop.

  • Objek meja

Berguna untuk menempatkan objek yang akan diamati.

  • Kaki mikroskop

Berguna untuk mendukung mikroskop agar tetap berdiri stabil, tidak goyang, dan nyaman ketika digunakan untuk melakukan pengamatan selama penelitian.

  • Lengan mikroskop

Berguna sebagai pegangan ketika mikroskop akan dipindahkan.

  • Inklinasi sendi atau skrup

Berguna sebagai bagian untuk mengatur tingkat kemiringan mikroskop agar mempermudahkan pengamatan yang sedang dilakukan.

Baca Juga : Daftar Alat-alat laboratorium biologi Lengkap

Cara menggunakan mikroskop

Selanjutnya dalam artikel gambar mikroskop yaitu cara penggunaan alat yang satu ini yaitu sebagai berikut:

Objek yang akan diamati harus ditempatkan pada persiapan kaca di atas meja objek kemudian lensa okuler mulai diputar perlahan ke pembesaran terkecil.

Putar bagian makrometer ke arah belakang dan geser pemutar lensa.

Sesuaikan posisi lensa objektif agar sesuai dengan arah cahaya yang datang, pengaturan awal bisa dilakukan dengan perbesaran 10 kali atau 25 kali.

Angkat bagian kondensor, kemudian buka bagian diafragma agar cahaya yang masuk benar-benar bisa diserap.

Putar cermin perlahan-lahan, kemudian amati hingga anda bisa melihat bagian gelap yang semakin terang pada objek yang anda amati.

Putar mikrometer lebih dekat ke arah tabel objek, lalu posisikan lensa objektif cukup dekat dengan objek persiapan yang ada di objek meja.

Amati proses tersebut dan ulangi prosedur yang sudah dijelaskan di atas dengan menambahkan perbesaran ke pembesaran yang anda butuhkan.

Jenis-jenis mikroskop

Jenis-jenis gambar mikroskop secara umum yang digunakan oleh para peneliti di dunia ada banyak dengan karakteristik dan kegunaan yang berbeda-beda.

1. Mikroskop monokuler

Hanya memiliki satu jenis lensa okuler dan operasinya menggunakan cahaya untuk mendapatkan pembesaran optimal.

Mikroskop monokuler hanya bisa digunakan untuk melihat benda-benda sederhana seperti penampang sel hewan dan tumbuhan.

2. Mikroskop binokuler

Memiliki dua lensa okuler yang bisa digunakan pada kedua bagian mata secara bersamaan.

Jika anda menggunakan mikroskop binokuler, berbagai benda yang lebih kecil seperti sel darah, jamur, atau bakteri bisa terlihat dengan baik.

Mikroskop binokuler biasanya ditemukan di rumah sakit dan lembaga penelitian.

3. Mikroskop elektron

Gambar mikroskop yang satu ini merupakan mikroskop cahaya yang bisa melakukan perbesaran lebih banyak.

Perbesaran objek yang bisa dilakukan oleh mikroskop elektron mencapai 1000 kali dan mampu mendeteksi pengamatan bakteri, virus, dan sel-sel yang masih hidup.

4. Mikroskop medan terang

Mikroskop ini berguna untuk melihat benda berskala Nano atau file yang tidak bisa dilihat menggunakan mikroskop jenis lainnya.

Salah satu keunikan dari mikroskop medan perang adalah memiliki lensa khusus yang hanya bisa menampilkan efek cahaya sehingga ketika objek yang ada amati bergerak, objek tersebut akan terlihat gelap.

5. Mikroskop medan gelap

Cara kerja mikroskop yang satu ini sedikit berbeda dari pada mikroskop medan terang.

Pada mikroskop medan gelap, terdapat kondensor khusus yang memiliki kemampuan membentuk kerucut berongga dari bekas cahaya yang diterimanya.

Ketika berkas cahaya diterima di dalam mikroskop, sinar akan dipantulkan ke kaca persiapan di sudut yang lebih kecil, sehingga pembesarannya akan lebih detail dan terlihat pada kaca persiapan dekat penampilan asli organisme yang diamati.

Jenis mikroskop ini digunakan untuk mengamati virus atau bakteri berukuran Nano dalam kondisi hidup.

6. Mikroskop fluresen

Mikroskop ini menggunakan teknologi lampu fluoresensi yang memungkinkan para peneliti melihat struktur protein yang ada didalam antibodi atau antigen makhluk hidup yang diamati.

Gambar mikroskop yang satu ini digunakan untuk kegiatan penelitian terkait teknologi menemukan vaksin atau obat dari penyakit tertentu.

 Baca Juga : Mengenal 15 Alat-Alat Laboratorium Beserta Fungsinya

Kesimpulan

Penjelasan tentang gambar mikroskop beserta dengan penjelasan lainnya secara lengkap yang bisa anda baca dan sebarluaskan informasinya.

Semoga artikel ini bisa membantu anda menambah pengetahuan mengenai gambar mikroskop yang anda butuhkan.

Terima kasih sudah membaca artikel ini dan sampai jumpa lagi di artikel berikutnya.

Tinggalkan komentar